SHOPPING CART

close

Advokasi Bersama Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tandai Mulainya Program Desa Pangan Aman, Pasar Bebas Dari Bahan Berbahaya dan Jajanan Anak Usia Sekolah Yang Aman Dikonsumsi

Kamis, 15 April 2021, BBPOM di Manado melaksanakan kegiatan Advokasi terkait program Nasional Desa Pangan Aman, Pasar Bebas dari Bahan Berbahaya serta Pangan jajanan Anak Usia Sekolah dengan stakeholder dari Kabupaten Kepulauan Sangihe. Pertemuan dilakukan di Gedung kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Kepualauan Sangihe yang dilakukan secara luring dengan memperhatikan protocol kesehatan

Acara dibuka oleh Melanchton Harry Wolff, S.T. ME sebagai Sekretaris Daerah Kab. Kepulauan Sangihe mewakili Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sementara dari Loka POM Sangihe hadir Oktavianus Heiman Mamondol, S.Si sebagai kepala Loka POM di Sangihe dan dari BBPOM di Manado hadir Dra. Maria Sarlota Patabang, Apt sebagai Koordinator Bidang Infokom

Dalam sambutannya, Melanchton menyampaikan terima kasih kepada Kepala Balai Besar POM di Manado sebagai pelaksana kegiatan ini.

“Apa yang telah dilaksanakan ini meningkatkan kemandirian masyarakat dalam menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman serta mendukung gerakan pemerintah dalam program gerakan masyarakat hidup Sehat atau Germas, Khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe” Jelas Melanchton

“Di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Gerakan Pangan Aman telah dimulai dan semakin ditingkatkan yakni dengan memaksimalkan potensi pertanian local yang ada diwilayah ini, serta melalui program 2 hari tanpa makan nasi, sehingga peningkatan pangan local dapat membantu ketersediaan pangan yang aman di daerah”, Kata Melanchton

“Hal ini dirasakan manfaatnya ketika kita berada di tengah pandemic covid-19, diaman ketersediaan pangan local yang aman dna bermutu berkontribusi terhadap kualitas kesehatan masyarakat. Kita harapkan program keamanan pangan terpadu Kabupaten/Kota dapat membantu peningkatan kesehatan dan pemulihan perekonomian Indonesia.”, papar Melanchton

“Pengawasan keamanan pangan jajanan anak sekolah dapat dimulai dari rumah kita masing-masing, bagaimana kita senantiasa memperhatikan apa yang dikonsumsi oleh anak-anak kita. Mereka perlu dibekali dengan pengetahuan tentang memilih jajanan yang sehat untuk mereka konsumsi. Demikianpun dalam pengawasan di lingkungan sekolaah, perlu mendapat perhatian dari stakeholder terkait untuk memberi perhatian yang serius akan hal ini”, Ungkap Melanchton

“Pertemuan advokasi disaat ini sangat penting untuk kita laksanakan, sehingga dari sini kita dapat menyerap informasi yang tepat untuk terjalinnya sinergitas antara Balai Besar POM dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam pelaksanaan program nasional Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman berbasis Komunitas dan Keamanan Pangan jajanan Anak Sekolah tahun 2021”, buka Melanchton

Setelah acara dibuka, Sarlota menyampaikan secara singkatterkait tujuan diadakan advokasi sebagai pembuka kegiatan program nasioanal serta tahapan yang akan dilaksanakan selama tahun 2021. “Diharapkan Desa, Pasar dan sekolah dapat menjadi basis keamanan pangan yang menunjang kesehatan serta memacu pemulihan ekonomi di daerah “ Jelas Sarlota.

Tags:

0 thoughts on “Advokasi Bersama Kabupaten Kepulauan Sangihe, Tandai Mulainya Program Desa Pangan Aman, Pasar Bebas Dari Bahan Berbahaya dan Jajanan Anak Usia Sekolah Yang Aman Dikonsumsi

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.