SHOPPING CART

close

Di Tengah Pandemi, BBPOM Di Manado Tetap Jamin KeamananPangan Di Pasar Tradisional Melalui Pengawasan Mobil Laboratorium Keliling

18-19 Februari 2020, Balai Besar Pengawas Obat Makanan di Manado melaksanakan pengawasan terhadap makanan yang beredar di Pasar Tradisional di Kota Manado. Pelaksanaan kegiatan selama 2 (dua) hari tersebut masing-masing dipimpin oleh Ibu Dra. Maria Sarlota Patabang, Apt dan Dra. Sarinah, Apt. Pasar yang diperiksa adalah Pasar Bersehati, Pasar Karombasan, Pasar Segar dan Pasar Bahu. Hal ini dilakukan dalam rangka menjamin makanan yang beredar di Pasar Tradisional tetap aman dikonsumsi oleh masyarakat. Pasar tradisional dipilih sebagai target pengawasan  karena volume atau kapasitas perdagangan produknya yang cukup besar dan kemudahan akses bagi masyarakat  untuk bertransaksi berbagai macam komoditi.

Teknik  pengawasan dilakukan dengan cara sampling terhadap makanan yang diduga mengandung bahan berbahaya kemudian diuji dengan rapid test kit dalam mobil laboratorium keliling BBPOM  di Manado.

Adanya cemaran bahan berbahaya dalam pangan bisa karena kesengajaan (dicampurkan) atau bisa karena ketidaktahuan pelaku usahanya. Bahan berbahaya berdasarkan  data trend analisa yang dimiliki oleh BBPOM di Manado selama 2 tahun terakhir adalah adanya cemaran pewarna tekstil Rhodamin B (pewarna merah) dalam kue Ku, karena ketidaktahuan pelaku usaha.

Pada umumnya makanan yang disampling dan diuji adalah jajanan pasar seperti Kue Ku, Kue Kolombeng, Panada dan Lalampa. Selain itu makanan segar seperti Tahu, Ikan segar, Ikan asin, Daging Ayam  serta aneka Mie basah dan Bakso. Dari hasil pengujian menggunakan rapid test kit dengan parameter uji Methanil Yellow, Rhodamin B, Formalin dan Boraks, tidak ditemukan produk pangan mengandung bahan berbahaya tersebut. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa masyarakat/ pelaku usaha pangan di kota Manado telah paham atau sadar untuk tidak menggunakan bahan berbahaya pada produk makanan.

Selain pemeriksaan terhadap makanan yang diduga mengandung bahan berbahaya, kepada  masyarakat pedagang terutama penjual pangan olahan diingatkan pula agar selalu memperhatikan tanggal kedaluarsa pada setiap produk makanan yang dijual jangan sampai sudah melewati tanggal kedaluarsa yg tercantum pada kemasan, karena mengkonsumsi makanan yang telah kedaluarsa dapat berpotensi mengganggu kesehatan bagi yang mengkonsumsinya. Tidak lupa juga diigingatkan akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan( hygiene dan sanitasi).

Program Pengawasan Makanan di Pasar Tradisional akan terus dilaksanakan secara berkala untuk menjaminan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat, tidak hanya di kota Manado, tetapi juga di kota-kota lainnya di Sulawesi Utara. Hal ini juga untuk mencegah adanya potensi penggunaan bahan berbahaya dalam makanan di masa- masa yang akan datang.

Tags:

0 thoughts on “Di Tengah Pandemi, BBPOM Di Manado Tetap Jamin KeamananPangan Di Pasar Tradisional Melalui Pengawasan Mobil Laboratorium Keliling

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

×

 

Layanan ULPK

Baai Besar POM di Manado

× Hallo ULPK