SHOPPING CART

close

Gandeng Kimia Farma, BBPOM di Manado Bina UMKM Pembuat Minyak Tawaang

Senin, Delapan Maret 2021, Balai Besar POM di Manado menggandeng Kimia Farma dalam rangka pembinaan dan pendampingan UMKM pembuat Minyak Tawaang di Minahasa Selatan. Pengalaman Kimia Farma dalam bisnis farmasi diharapkan dapat mengangkat salah satu kekayaan budaya dalam bentuk benda yaitu Minyak Tawaang agar dapat lebih dikenal dan memiliki nilai ekonomis yang bermanfaat bagi masyarakat. Dalam Pertemuan pendampingan ini, hadir pula Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan dan Hukum Tua Desa Tawaang.

Minyak Tawaang ini merupakan warisan leluhur masyarakat Minahasa Selatan yang  sudah digunakan secara turun temurun dan telah lama digunakan untuk pengobatan oleh masyarakat Sulawesi Utara.  Sebagai salah satu produk budaya yang kaya akan kearifan local, tentunya memiliki potensi ekonomi yang sayang bila tidak dikembangkan secara serius. Hal ini tentu menjadi potensi ekonomi bagi masyarakat di masa depan.

Kepala BBPOM di Manado Dra. Sandra M. P. Linthin, Apt., M.kes. menyampaikan bahwa dari hasil pengawasan BBPOM Minyak Tawaang  telah lama dibuat secara tradisional dan dipakai oleh masyarakat di Wilayah Sulawesi Utara berdasarkan kebiasaan yang diajarkan dari generasi sebelumnya,  namun belum memiliki Izin Edar Obat Tradisional yang dikeluarkan oleh Badan POM. Hal ini tentu menghambat pemasaran produk tersebut sehingga pasar terbatas hanya di Sulawesi Utara saja. Bila sudah memiliki izin edar BPOM, tentunya akan menambah nilai jual dan perluasan target pasar karena dapat dipastikan keamanan dan khasiatnya.

Berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan dan Masyarakat, sejak tahun 1998 Minyak Tawaang telah diproduksi oleh kelompok BATRA dengan No. PIRT 1077105013303818, tapi saat ini kelompok tersebut sudah tidak aktif sehingga yang memproduksi tinggal perorangan. Pada kesempatan ini Sandra mengatakan “Sangat disayangkan bila produk yang penuh dengan kearifan local dan memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu BBPOM di Manado menggandeng pihak Kimia Farma sebagai salah satu BUMN yang bergerak di bisnis farmasi untuk dapat melihat secara langsung lokasi dan cara pembuatan serta berbagai masalahnya untuk dapat melihat potensi dan solusi praktis agar produksi minyak tawaang dapat dilproduksi sesuai dengan standar pembuatan obat tradisional yang baik dengan tetap mempertahankan nilai-nilai kearifan lokal.”

Apt. Winastanto W, S.Farm selaku Brand Manager Apotik Kimia Farma wilayah Sulawesi Utara berkata “Dari kami, akan coba memfasilitasi dari segi produksi dengan membantu  membuat rumah produksi yang sederhana yang telah akan dilengkapi dengan tempat penyimpanan bahan baku, alur Produksi, hygiene sanitasi serta hal-hal yang dibutuhkan untuk menunjang pengajuan No. Izin edar, antara lain bantuan tenaga penanggung jawab teknis produksi”

“Tidak hanya dari sisi produksi, dari sisi pemasaran akan dibantu dengan dapat masuk dalam bahkan outlet-outlate Kimia Farma” Tambah Winastanto W, S.Farm

Dari Pihak Dinas Kesehatan akan membantu untuk percepatan pengurusan Izin Sarana Produksi, karena salah satu program pemerintah dalam hal ini Bupati Kabupaten Minahasa Selatan adalah  meningkatkan UMKM, sehingga perlu adanya kerjasama yang baik antara pemerintah Desa dan Pelaku Usaha.

Pihak pembuat Minyak Tawaang sangat menyambut niat  baik dari pemerintah dan Kimia Farma untuk pendampingan ini dengan harapan kedepan usaha Minyak Tawaang ini dapt lebih berkembang dan lebih maju.

Tags:

0 thoughts on “Gandeng Kimia Farma, BBPOM di Manado Bina UMKM Pembuat Minyak Tawaang

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

×

 

Layanan ULPK

Baai Besar POM di Manado

× Hallo ULPK