SHOPPING CART

close

Jamin Keamanan Pangan di berbagai Wilayah di Sulawesi Utara selama Bulan Ramadhan, BPOM Intens Lakukan Pemeriksaan.

Demi menjamin kualitas pangan tetap aman dan terkendali diperedaran, Badan POM semakin intensif melakukan Inspeksi dan pengawasan terhadap produk pangan yang beredar.  Mengingat, saat ini permintaan masyarakat terhadap pangan semakin tinggi  selama bulan Ramadhan dan menjelang idul Fitri tahun 2022. Oleh karena itu, Balai Besar POM (BBPOM) di Manado melalui kegiatan intensifikasi pengawasan pangan selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 2022 telah melakukan Pemeriksaan di beberapa kabupaten/Kota di Sulawesi Utara.

Target pengawasan dikhususkan untuk produk pangan Tidak ada Izin Edar (TIE), Kadaluwarsa, rusak dan juga pangan jajanan buka puasa (Ta”jil) yang dicurigai dan berpotensi mengandung bahan berbahaya.  BBPOM di Manado telah melakukan pemeriksaan Intensifikasi pangan Tahap ke-IV dan sampling pangan (Ta”jil) pada Rabu (20/4/2022), di Kota Kotamobagu.

Inspeksi dilakukan di Sarana-sarana yang mendistribusikan produk pangan serta melakukan pengecekan terhadap produk dengan melihat TIE, kadaluwarsa dan kerusakan produk pangan. Berdasarkan hasil inspeksi terdapat beberapa sarana yang diperiksa Tidak Memenuhi Ketentuan. Telah ditemukan beberapa produk pangan yang telah kadaluwarsa yang masih berada dipajangkan. Petugas langsung menurunkan produk-produk pangan tersebut dari pajangan dan menyuruh pemiliknya untuk melakukan retur ke distributor. Selanjutnya diberikan pembinaan dan edukasi kepada pemilik dan karyawannya serta dibuatkan surat pernyataan dan sebagai bentuk tindak lanjut hasil temuan.

Selanjutnya bersama pendamping dari Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu juga telah melakukan sampling ta”jil di daerah perempatan Kotabunan, Kelurahan Kotabunan, Kota Kotamobagu. Fokus utama sampling yaitu pangan ta”jil yang memiliki warna mencolok, mie, berbahan ikan dan produk lainnya yang dicurigai mengandung bahan berbahaya. Sebanyak 16 sampel pangan ta”jil diuji menggunakan rapid test kid

Dengan parameter uji pewarna dilarang (Methanyl Yellow, Rhodamin B) dan Formalin. Hasil uji dinyatakan negatif artinya pangan yang telah diuji tersebut tidak mengandung bahan berbahaya sehingga aman untuk dikonsumsi.

Para penjual pangan ta”jil juga sudah menggunakan sarung tangan dan penjepit kue pada saat pengemasan produk. Produk pangan juga ditempatkan di dalam wadah yang memiliki penutup. Sehingga petugas memberikan apresiasi kepada penjual karena sudah berusaha menerapkan prinsip kemanan pangan. Petugas juga melakukan edukasi dan pembinaan kepada para penjual tentang cara prinsip pengolahan dan keamanan pangan yang baik.

Pengawasan ini juga dilaksanakan secara parallel di kabupaten lainnya yaitu di Bolaang Mongondow Utara dan Minahasa Selatan.

Pada saat inspeksi dan pengawasan di lapangan, petugas selalu profesional dan menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya. Menolak segala bentuk gratifikasi. Hal ini demi mewujudkan WBK dan WBBM di BBPOM di Manado. Jika menemukan pegawai atau oknum mengatasnamakan BBPOM di Manado, dapat segera hubungi 08114321143, nomor tersebut langsung terhubung pada Kepala Balai Besar POM di Manado.

Tags:

0 thoughts on “Jamin Keamanan Pangan di berbagai Wilayah di Sulawesi Utara selama Bulan Ramadhan, BPOM Intens Lakukan Pemeriksaan.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

×

 

Layanan ULPK

Baai Besar POM di Manado

× Hallo ULPK