SHOPPING CART

close

Kerjasama dengan Bea Cukai Manado, BBPOM di Manado Dampingi Pusat Data dan Informasi Badan POM Kembangkan Aplikasi SIP BANTENG Untuk Memantau Barang Bawaan Penumpang

22 – 23 Maret 2020, BBPOM di Manado damping tim dari Pusat Data dan Informasi Badan POM yang dipimpin oleh Bowo Umbardiono, S.Kom bertemu dengan Bea Cukai Manado. Tim dari Pusat Data dan Informasi didampingi oleh Ibu Dra. Maria Sarlota Patabang, Apt dan diterima Oleh Pak Anshar, S.E., AK.,M.Si Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe C Manado. Maksud kedatangan Tim tersebut dalam rangka uji coba aplikasi Sip Banteng yang akan digunakan untuk memantau barang bawaan obat dan makanan penumpang dari luar negeri.

 

Bowo menyampaikan, “Aplikasi ini dibuat untuk menggantikan form yang telah ada dan digunakan hingga saat ini, sehingga pelaksanaannya akan paperless dan memudahkan dalam menarik data dalam rangka keperluan evaluasi”.

 

“Dalam Aplikasi ini sudah dilengkapi dengan batas jumlah maksimum barang yang diperbolehkan masuk ke wilayah Indonesia melalui barang bawaan penumpang, sehingga akan memudahkan bagi petugas bea cukai dalam pelaksanaannya. “ Jelas Pak Bowo

 

Bea Cukai Manado merupakan salah satu lokasi yang dipilih untuk melakukan uji coba berdasarkan rekomendasi dari Bea Cukai Pusat. Selain Manado, uji coba akan dilakukan juga di Makassar dan Pontianak.

 

Menanggapi Terkait aplikasi tersebut, Anshar menanggapi “Agar aplikasi ini diintegrasikan dengan aplikasi atau form-form yang harus diisi oleh penumpang. Karena sudah ada dua form sebelumnya yang harus diisi oleh penumpang, yaitu e-HAC dan Custom Declaration, jika ditambahkan ini maka akan ada tiga form, terutama terkait biodata penumpangan akan dientry berulang kali. Hal ini tentu akan menjadi membuat waktu tunggu akan menjadi lebih lama dan tidak efisien dari sisi penumpang.”

 

“Secara keseluruhan aplikasi ini sudah bagus, namun terkait approval kami berharap pola barang tentengan penumpang ini sama dengan Surat Keterangan Impor, dimana BPOM berperan memverifikasi jenis dan potensi bahaya barang bawaan penumpang tersebut kemudian dari beacukai memeriksa kesesuaian fisik dengan dokumen yang sudah di-approve BPOM. Karena dari kompetensi petugas Bea Cukai tidak dalam ranah verifikasi jenis obat dan makanan serta potensi bahaya” Jelas Anshar.

 

Atas Masukan tersebut. “Saran dari Bea Cukai Manado akan kami sampaikan dan didiskusikan lagi di ranah pusat, bahkan bila perlu akan dibahas antar instansi. Karena pengembangan aplikasi ini juga dalam rangka evaluasi pelaksanaan Perka BPOM no 15 tahun 2020 tentang barang tentengan bawaan penumpang, serta dampaknya bagi Bea Cukai terkait beban kerja dan penanganan penumpang.” Tutup Bowo.

Tags:

0 thoughts on “Kerjasama dengan Bea Cukai Manado, BBPOM di Manado Dampingi Pusat Data dan Informasi Badan POM Kembangkan Aplikasi SIP BANTENG Untuk Memantau Barang Bawaan Penumpang

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

×

 

Layanan ULPK

Baai Besar POM di Manado

× Hallo ULPK