SHOPPING CART

close

Sebagai Upaya Peningkatan Pengawasan Pangan Di Berbagai Pasar Di Kota Bitung, BBPOM di Manado bersama Dinas Perdagangan Kota Bitung Laksanakan Pelatihan Uji Cepat Bahan Berbahaya pada Pangan.

Manado, 24 September 2021, Menindaklanjuti permohonan Pelatihan Dari Dinas Perdagangan Kota Bitung, Maka Balai Besar POM di Manado menyelenggarakan pelatihan terkait cara menguji Bahan Berbahaya yang sering ditambahkan di dalam pangan dengan melaksanakan Bimbingan Teknis berupa penyampaian Teori dan Pengenalan Bahan Berbahaya yang sering ditambahkan di Makanan. Tidak hanya teori namun juga sampai praktek pengujian terhadap pangan yang diduga mengandung Bahan Berbahaya.

Dalam Pembukaan Pelatihan, Ibu Dra. Maria Sarlota Patabang, Apt selaku Koordinator Fungsi Informasi dan Komunikasi, mewakili Kepala Balai Besar POM di Manado menyampaikan apresiasi yang sangat besar kepada Dinas Perdagangan Kota Bitung terkait perhatian serta upaya melindungi masyarakat dari pangan mengandung Bahan Berbahaya.

Hadir dalam Pelatihan, Ibu Meidy P. Mohede, SE Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Pengawasan, Bapak Robbi O. Rotinsulu, ST Kepala Seksi Pengawasan Barang Beredar dan Jasa, Samuel S.A Parera, ST Kepala Seksi Pengawasan dan Pembinaan Distributor, Agen dan Suplier dan Ibu Nova O. Rugian, SE Kepala Seksi Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga dari Dinas Perdagangan Kota Bitung. Kemudian yang bertindak sebagai Narasumber dari Balai Besar POM di Manado adalah Salman Fariesy, S.Farm., Apt selaku Pengawas Farmasi dan Makanan Ahli Muda.

Dalam Pelatihan ini, dijelaskan tentang bahan berbahaya yang sering ditambahkan di pangan serta ciri-ciri pangan yang ditambahkan bahan berbahaya. Bahan Berbahaya yang sering ditambahkan pangan yaitu Boraks, Formalin, Pewarna Tekstil Merah Rhodamin B dan Methanil Yellow.

“Selain itu, terkait Koordinasi jika ada pangan yang diduga mengandung Bahan Berbahaya, sebaiknya kita lihat dahulu pangan yang diduga adalah pangan segar atau pangan olahan. Jika yang diduga pangan olahan seperti mie basah, bakso, aneka kue maka dapat berkonsultasi ke Balai Besar POM di Manado dan Dinas Kesehatan. Kemudian Jika yang diduga pangan segar seperti Ikan segar maka dapat berkoordinasi dengan Dinas Perikanan dan Kelautan, sementara terkait sayur dan buah segar dapat berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan.” Jelas Salman

Dalam Penutupan Pelatihan, Sarlota Patabang mengharapkan apa yang dipelajari hari ini dapat diterapkan dengan melakukan pemeriksaan pangan di berbagai Pasar di Kota Bitung, sehingga Masyarakat Kota Bitung dapat terhindar dari Pangan yang mengandung Bahan Berbahaya.

Diakhir pelatihan, Meidy menyampaikan terima kasih atas kerjasamanya dengan Balai Besar POM di Manado, “Dengan Pelatihan ini, pengetahuan kami tentang bahan berbahaya diupgrade sesuai dengan perkembangan terkini sehingga kami dapat turun ke Berbagai Pasar dan Sarana Ritel di Kota Bitung, sehingga kami data mendeteksi pangan yang mengandung Bahan Berbahaya”. Ujar Meidy

Tags:

0 thoughts on “Sebagai Upaya Peningkatan Pengawasan Pangan Di Berbagai Pasar Di Kota Bitung, BBPOM di Manado bersama Dinas Perdagangan Kota Bitung Laksanakan Pelatihan Uji Cepat Bahan Berbahaya pada Pangan.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

×

 

Layanan ULPK

Baai Besar POM di Manado

× Hallo ULPK