SHOPPING CART

close

Tingkatkan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan di Daerah, Balai Besar POM di Manado Melakukan Advokasi Koordinasi Dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow

4 Maret 2021, Kepala Balai Besar POM di Manado Dra. Sandra Linthin, Apt. M.Kes, melakukan audiensi dalam rangka advokasi koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow.

Mewakili Bupati, di ruang rapat Sekretaris Daerah Tahlis Gallang SIP MM didampingi beberapa  Pimpinan Operasional Perangkat Daerah yaitu  Kadis Kesehatan, Kadis PMD dan Kadis Pendidikan  menyambut dan menerima Kepala Balai Besar POM di Manado. Tahlis menyampaikan rasa gembira dan terima kasih mendapat kujungan tamu dari Provinsi khususnya Kepala Balai Besar POM di Manado.

Pada kesempatan yang sama Kepala Balai Besar di Manado menyampaikan terima kasih kepada Bapak Sekda yang sudah meluangkan waktu menerima kedatangannya. Lebih lanjut disampaikan Kepala Balai bahwa kedatangannya selain untuk meningkatkan tata hubungan kerja dan membangun sinergi   pengawasan obat dan makanan dengan pemerintah daerah, juga ingin menyampaikan  Program Nasional Badan POM tahun 2021 yang akan dilaksanakan secara terpadu di Kabupaten Bolaang Mongondow.  Adapun program tersebut yaitu  :

1.Program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD).

Melalui program ini akan dilakukan intervensi keamanan pangan dengan memberikan Bimbingan Teknis kepada Kader Keamanan Pangan untuk 6 (enam) Desa ( wajib satu Desa Stunting) di Kab Bolmong . Desa yang akan diintervensi harus memenuhi beberapa kriteria Desa Paman yang sudah ditetapkan misalnya Pemerintah Desa siap melaksanakan program GKPD dan berkomitmen untuk melanjutkan program tersebut  pada tahun-tahun berikutnya. Untuk 6 (enam) Desa yang diintervensi masing-masing akan diberikan 1(satu) set Alat Rapid Test Kit  untuk   menguji pangan yang diduga mengandung atau ditambahkan bahan berbahaya. Disarankan pula agar kader yang ditunjuk adalah personil yang sudah jadi kader pada program lain misalnya kader posyandu.

2. Program Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS).

Pada kegiatan ini dilakukan Bimbingan Teknis Keamanan Pangan JAS kepada  Guru, siswa  atau pengelola kantin untuk 11 sekolah (SD, SMP, SMA/SMK). Kader yang mengikuti bimtek selanjutnya akan memberikan sosialisasi kepada komunitas sekolah lainnya. Juga  akan dilakukan  sampling dan pengujian pangan jajanan sekolah yang dijual di sekitar lokasi sekolah atau di lokasi sekitar tempat tinggal siwa yang menjual jajanan anak sekolah.

Kegiatan ini bertujuan agar sejak dini anak-anak kita sudah paham atau memiliki pengetahuan tentang pangan yang aman dan bergizi.

3. Program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya .

Program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya  juga  akan dilakukan Bimtek kepada petugas pengelola Pasar, petugas Dinas perindag dan petugas Dinkes / Puskesmas. Selanjutnya  petugas yang sudah dilatih akan melakukan pemantauan, sampling dan pengujian  sampel dengan menggunakan Rapid Test Kit yang akan diberikan oleh BBPOM di Manado.  Dengan program pasar aman  ini, diharapkan dapat menambah pengetahuan pengelola dan komunitas pasar tentang bahan berbahaya sehingga pangan yang dijual di pasar tradisional aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Kepala Balai juga melaporkan bahwa Balai Besar POM di Manado terus melakukan pengawasan obat dan makanan secara intensif di daerah-daerah termasuk di Kab Bolmong, khususnya terus mengawal keamanan dan mutu Vaksin Covid-19 dengan melakukan pemantauan suhu  pada saat pengangkutan/distribusi maupun pada tempat penyimpanannya di daerah. Dari hasil pengawasan yang dilakukan di Kab Bolmong belum ditemukan peredaran obat dan makanan yang mengarah ke pelanggaran serius. Namun begitu kita harus  terus waspada karena saat ini terutama di masa pandemi Covid-19 berbagai cara juga dilakukan oleh oknum-oknum tertentu untuk mendapatkan keuntungan dengan menghalalkan berbagai cara.  Dikatakan bahwa saat ini petugas Balai POM juga melakukan pengawasan patroli cyber terhadap peredaran obat yang sedang trend saat ini yaitu penjualan obat-obat keras tertentu (OOT) seperti Heximer tablet  yang  banyak disalahgunakan oleh para remaja /anak muda yang diperoleh lewat penjualan online. Dalam pengawasan ini Balai Besar POM di Manado bekerja sama dengan pihak ekspedisi dan kepolisian, serta perlu dukungan  dari semua pihak termasuk lintas sektor tekait dan masyarakat.

Para Kepala Dinas yang hadir juga memberikan apresiasi atas kunjungan Kepala Balai serta pengawasan yang sudah dilakukan oleh Balai POM di Kab Bolmong . Pertemuan  diakhiri dan ditutup oleh Sekda Tahlis Gallang dengan menyampaikan bahwa Pemerintah Kab Bolmong menyambut gembira dan akan mendukung penuh Program Terpadu yang akan dilaksanakan Balai POM di Kab Bolmong dengan menunjuk Dinas teknis terkait untuk pelaksanaan opersionalnya.

Tags:

0 thoughts on “Tingkatkan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan di Daerah, Balai Besar POM di Manado Melakukan Advokasi Koordinasi Dengan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

×

 

Layanan ULPK

Baai Besar POM di Manado

× Hallo ULPK